Enam Raksasa Perusahaan Media

Surat kabar, radio, televisi dan internet menjadi bagian tak terpisahkan dari peradaban posmodern, ketika ia mampu secara cepat dan menohok dalam mengubah cara berpikir dan cara kita memandang dunia serta kebutuhan sehari-hari. Di saat yang sama kita terkadang semakin tak menyadari betapa masifnya pergerakan dan kekuatan perusahaan-perusahaan media itu. Pengetahuan tentang bagaimana konglomerat menguasai dunia melalui gambar, suara dan teks adalah perlu sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran kritis Anda sebagai konsumen media.

Keuntungan tahun 2006: US$ 163,4 miliar
General Electric menguasai jaringan televisi NBC Universal, dan Telemundo, Universal Pictures, Focus Features, 38 stasiun televisi di Amerika Serikat, dan jaringan televisi kabel MSNBC, Bravo dan Sci Fi Channel.

Keuntungan tahun 2006: US$ 44,2 miliar
Time Warner adalah konglomerat media terbesar di dunia yang mengelola beberapa perusahaan termasuk CNN, CW (sebuah perusahaan joint venture dengan CBS), HBO, Cinemax, Cartoon Network, TBS, TNT, America Online, MapQuest, Moviefone, Netscape, Warner Bros. Pictures, Castle Rock, dan New Line Cinema, serta lebih dari 150 majalah seperti Time, Cooking Light, Marie Claire and People, dan tim baseball Atlanta Braves. Time Warner melayani 17,9 persen pelanggan televisi kabel, meraup keuntungan dari 3,5 juta pelanggan berkat akuisisi Adelphia dengan Comcast. Time Warner saat ini memiliki 14,4 juta pelanggan televisi kabel ditambah 1,5 juta berkat kerjasama dengan Comcast.

Keuntungan tahun 2006: US$ 34,3 miliar
The Walt Disney menguasai jaringan televisi ABC yang berafiliasi dengan 226 stasiun, jaringan televisi kabel termasuk ESPN, Disney Channel, SOAPnet, A&E dan Lifetime, 73 stasiun radio, perusahaan penerbit buku dan musik, perusahaan film Touchstone, Miramax dan Walt Walt Disney Pictures, Pixar Animation Studios, layanan telepon selular Disney Mobile, dan 6 taman hiburan di seluruh dunia.

Keuntungan tahun 2006: US$ 25,3 miliar
Media-media yang berada di bawah perusahaan News Corporation meliputi perusahaan penyiaran Fox, National Geographic dan FX, 36 stasiun televisi, publikasi cetak termasuk Wall Street Journal, the New York Post dan TVGuide, penerbit buku Harper Collins, perusahaan film 20th Century Fox, Fox Searchlight Pictures dan Blue Sky Studios, serta Liga Nasional Rugby.

Keuntungan tahun 2006: US$ 14,3 miliar
CBS menguasai jaringan televisi CBS, CBS Television Distribution Group, CW (perusahaan patungan bersama Time Warner), Showtime, penerbit buku Simon & Schuster, 39 stasiun televisi, radio CBS. CBS saat ini adalah penyalur terbesar bagi Google.

Keuntungan tahun 2006: US$ 11,5 billion
Viacom menguasai Music Television, Nickelodeon, VH1, BET, Comedy Central, Paramount Pictures, Paramount Home Entertainment, Atom Entertainment, Famous Music dan perusahaan pengembang game, Harmonix.

(Vinsensius)

Diterjemahkan dari: http://www.stopbigmedia.com/chart.php

Iklan

2 pemikiran pada “Enam Raksasa Perusahaan Media

  1. yah.. mungkin para kapitalis dunia ini memegang teguh jargon yang sering kudengar “pengusa dunia adalah penguasa media” bener gak sih gini kata2nya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s