Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1429 H, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta agar tayangan-tayangan televisi yang berbau pornografi, pornoaksi, misteri, ramalan-ramalan, kekerasan, lawakan konyol dan berpakaian yang tidak sesuai dengan akhlakul karimah untuk tidak ditayangkan. MUI berharap agar isi program tayangan televisi pada Ramadhan ini bisa bermanfaat bagi pembinaan akhlak masyarakat khususnya generasi muda.
Hal itu terungkap dalam taushiyah MUI menyosong bulan Ramadhan 1429 Hijriyah yang ditandatangani oleh Ketua MUI, Umar Shihab, Jumat (29/8).
Dalam taushiyah tersebut juga diungkapkan, MUI menghimbau kepada para elit politik agar menjadikan bulan Ramadhan sebagai bulan muhasabah bagi kehendak yang hanif untuk kemaslahatan bangsa dan juga menghindari bahaya politik dengan mengedepankan kepentingan bangsa dan negara.
Selain itu, MUI juga meminta kepada mereka untuk menjaga kemuliaan bulan Ramadhan dengan menghindari kegiatan kampanye yang diwarnai sikap, penampilan, ucapan dan perbuatan yag tidak terpuji. (Sumber:kpi.go.id)
DIarsipkan di bawah: Dari Redaksi
Mudah-mudahan banyak tayangan yang jauh lebih Islami pada Ramadhan kali ini. Amin.